Displayyang kita akan bahas pada kali ini adalah display LCD 2×16 , artinya LCD terdiri dari 2 baris dan 16 karakter. Sebelum kita membuat programnya alangkah baiknya kita untuk membuat rancangan hardware atau bisa lewat software proteus tentunya kita juga harus bisa dan tau akan instalasi hardware menggunakan PORTD dari siapdioprasikan maka pada layar LCD akan muncul sebuah tulisan judul alat, nama mahasiswa, nim, keadaamn ruangan dan dBya. Gambar 19. Tampilan LCD judul alat Gambar 20. Tampilan LCD Nama dan nim b. Pembacaan sensor suara V2 terlihat pada gambar dibawah ini : Gambar 21. Tampilan keadaan aman JikaAnda ingin meletakkan suatu karakter pada baris ke-2 kolom pertama, maka harus diset pada alamat 40H. Jadi, meskipun LCD yang digunakan 2×16 atau 2×24, atau bahkan 2×40, maka penulisan programnya sama saja. CGRAM merupakan memori untuk menggambarkan pola sebuah karakter, dimana bentuk dari karakter dapat diubah-ubah sesuai Andabisa menghemat karena tidak perlu membeli modul tambahan. Mungkin jika proyek sekala kecil tidak akan terlalu berasa efeknya, namun akan berasa ketika proyek anda diproduksi secara massal/banyak. Baca Juga: Sensor Api: Cara Membuat Sensor Api dengan Mudah. Sekian dulu artikel mengenai Cara Menampilkan Teks di LCD 16×2 dengan Arduino. Tekandan tahan tombol "MENU" dan pilih MENU > System Setup > Restore factory mode (Reset) > pilih "Yes" Masuk ke safe mode untuk mengatur resolusi atau refresh rate yang T2YJ. Hai! kita kembali ke sesi Arduino hehe.. Kali ini saya akan membahas mengenai cara menampilkan teks di LCD 16×2 dengan arduino secara mudah dan sederhana. Ada banyak sekali proyek yang dapat dikerjakan oleh Arduino. Namun, Arduino tidak dapat berdiri sendiri, perlu ada komponen penunjang seperti sensor dan aktuator. Ketika Arduino diprogram dengan program pembacaan pada sensor, contohnya pembacaan suhu lingkungan, maka kita perlu mengetahui nilai yang telah diukur oleh sensor suhu tersebut. Jika anda memiliki akses ke serial monitor baik di laptop atau gawai maka hal tersebut tidak menjadi masalah besar. Namun hal ini akan menjadi permasalahan jika sistem yang kita inginkan portabel. Oleh karena itu, diperlukan alat untuk “menunjukkan” teks yang dapat diprogram sekeinginan kita. LCD 16×2 Untuk mengatasi masalah tersebut, anda bisa menggunakan modul LCD 16×2 atau 16×4 bergantung pada kebutuhan teks yang akan ditampilkan. Maksud dari 16×2 disini adalah LCD ini bisa menampilkan 16 kolom dan 2 baris karakter. Pada artikel ini, saya akan membahas mengenai bagaimana cara menampilkan teks di LCD 16×2 dengan Arduino sesederhana mungkin. Baca Juga Belajar Arduino Uno Penjelasan, Spesifikasi, Gambar Dalam rangka menjalankan fungsinya dengan baik dan efisien, LCD ini perlu disambungkan dengan mikrokontroler. LCD ini memiliki banyak pinout yang fungsi dari pin-pinnya tertera pada gambar di bawah ini Memulai Tutorial, Koneksi. Tentu sekarang di benak anda muncul sebuah pertanyaan “jadi bagaimana cara menampilkan teks di LCD 16×2 itu?”. Sekarang kita masuk ke bagian konfigurasi LCD dengan menggunakan Arduino. Pada percobaan kali ini, jenis dari Arduino yang saya gunakan adalah Arduino Uno. Sebelum memulai memrogram, sambungkan antara LCD dengan Arduino dengan koneksi sebagai berikut Koneksi antara Arduino dengan LCD. Sumber Tabel koneksi antara LCD ke Arduino NoLCDArduino1VSSGND2VDDVCC3VOPotensiometer4RSPin Digital 125RWGND6EPin Digital 117D4Pin Digital 58D5Pin Digital 49D6Pin Digital 310D7Pin Digital 211AResistor 220 -> VCC12KGND Setelah melakukan koneksi antara LCD dengan Arduino jangan lupa untuk mengeceknya kembali. Hal ini penting untuk mengatasi kebingungan yang mungkin akan terjadi dikemudian waktu karena kesalahan koneksi. Jika sudah yakin koneksi antara LCD dengan Arduino benar, sekarang adalah waktunya pemrograman dari Arduino. Untuk kode sumbernya dapat dilihat di bawah ini Kode Sumber include const int rs = 12, en = 11, d4 = 5, d5 = 4, d6 = 3, d7 = 2; LiquidCrystal lcdrs, en, d4, d5, d6, d7; void setup { 2; dunia"; } void loop { } Untuk meng-compile program diatas, diperlukan library dari LCD 16×2 yang dapat diunduh disini. Kode sumber diatas adalah kode sumber yang paling sederhana untuk menampilkan teks “halo dunia”. Jika anda ingin mendalami mengenai fitur-fitur yang dapat dilakukan oleh LCD 16×2 ini, anda dapat mencoba-coba dan memahami example yang sudah terdapat bersama dengan library LCD 16×2 ini yang sudah disediakan di atas. Baca Juga Sensor Cahaya Cara Membuat Sensor Cahaya Sederhana Percobaan.. Berikut adalah dokumentasi dari rangkaian yang telah berhasil saya buat Mengakhiri… Sekarang kita masuk ke bagian akhir yaitu bagian ulasan rangkaian. Kelebihan dari rangkaian ini yaitu hanya menggunakan sedikit komponen. Hanya LCD, satu buah resistor, dan satu buah potensiometer. Namun, kelemahan dari rangkaian ini adalah memakan pin digital yang lumayan banyak pada Arduino. Hal ini menyebabkan juga koneksi dari LCD ke Arduino yang relatif banyak, terdapat 6 koneksi pada pin digital Arduino dengan 6 koneksi tambahan ke sumber daya. Hal ini dapat menjadi masalah karena peluang galat yang relatif tinggi. Jika 1 koneksi saja terputus maka akan mengganggu kinerja dari LCD. Untuk mengatasi masalah tersebut, anda bisa memakai modul I2C ataupun shift register yang akan dibahas pada lain artikel. Berdasarkan analisa diatas, rangkaian ini cocok dipakai untuk proyek-proyek sederhana yang tidak memakai banyak sensor dan aktuator. Anda bisa menghemat karena tidak perlu membeli modul tambahan. Mungkin jika proyek sekala kecil tidak akan terlalu berasa efeknya, namun akan berasa ketika proyek anda diproduksi secara massal/banyak. Baca Juga Sensor Api Cara Membuat Sensor Api dengan Mudah Sekian dulu artikel mengenai Cara Menampilkan Teks di LCD 16×2 dengan Arduino. Jika anda memiliki aspirasi atau ingin mengoreksi kesalahan informasi pada artikel ini, merasa bebas untuk mengisi kolom komentar di bawah. Terima kasih 🙂 Halo sobat tamkod. Ingin menampilkan data berupa teks pada project Arduino? Sobat bisa menggunakan modul LCD, loh. Pada project kali ini, kita akan belajar menggunakan LCD 16×2 dengan I2C untuk menampilkan teks yang kita inginkan. Bagaimana caranya? Yuk simak penjelesannya LCD 16×2 dan I2C LCD Liquid Crystal Display merupakan perangkat yang mepergunakan kristal cair sebagai bahannya untuk penampil data yang berupa tulisan maupun gambar. Pada project kali ini kita akan menggunakan LCD yang memiliki ukuran display 16 kolom dan 2 baris karakter. Sedangkan I2C Inter Integrated Circuit adalah standar komunikasi serial dua arah menggunakan dua saluran yang didesain khusus untuk pengontrolan IC. Dengan I2C kita hanya perlu 4 pin SDA, SCL, VCC, dan GND untuk mengontrol LCD. Modul ini juga dilengkapi trimpot untuk mengatur lampu dan kontras layar. Untuk menghubungkan terminal keduanya, Sobat bisa menghubungkan I2C ke lubang-lubang pin pada modul LCD menggunakan solder atau Sobat bisa membeli yang sudah disolder. Persiapan Persiapan Awal Sudah menginstall Software Arduino IDE pada laptop/PC. Sudah menginstall library LiquidCrystal_I2C. Jika belum, download library-nya di sini. Kemudian lihat cara install library di sini Daftar alat dan bahan Arduino Board penulis menggunakan Arduino R3 – 1 buah LCD 16×2 + I2C – 1 buah Kabel jumper male to female – 4 buah Kabel USB Arduino menyesuaikan dengan jenis Arduino – 1 buah Circuit Diagram Penjelasan TerminalPin VCC I2C ↔ Pin 5V ArduinoPin GND I2C ↔ Pin GND ArduinoPin SDA I2C ↔ Pin A4 ArduinoPin SCL I2C ↔ Pin A5 Arduino Langkah-Langkah Buat circuit sesuai gambar di atas Hubungkan Arduino dengan laptop/PC menggunakan kabel USB Buka software Arduino IDE pastikan library LiquidCrystal_I2C sudah terinstall, kemudian salin kode di bawah ini include include // menambahkan library LCD I2C LiquidCrystal_I2C lcd0x27,16,2; // set alamat I2C dan ukuran LCD void setup { // Inisiasi LCD } void loop { // menyalakan backlight Kode"; // menampilkan teks pada LCD delay2000; // menghapus tampilan LCD // mematikan backlight Mati"; delay2000; Hidup"; delay2000; // set posisi cursor di kolom 0 baris 0 satu"; // set posisi cursor di kolom 3 baris 1 delay3000; } Penjelasan Kode include . Memasukkan library I2C ke dalam sketch include . Memasukkan library I2C ke dalam sketch LiquidCrystal_I2C lcd0x27,16,2. Setting addres I2C dan ukuran LCD. Untuk inisisasi LCD Untuk menyalakan backlight Kode”. Untuk menulis kata pada display, secara default akan muncul di baris 1 dimulai dari kolom 1 delay2000. Membuat delay selama 2000 ms Untuk menghapus/mereset display LCD dan letak cursor Untuk mematikan backlight Mengatur posisi cursor pada posisi kolom 0 baris 0 Mengatur posisi cursor pada posisi kolom 3 baris 1 Catatan Dalam program ini, penomoran baris dan kolom dimulai dari angka 0 Klik verify yang ada di pojok kiri atas icon ceklis untuk memastikan tidak ada kesalahan penulisan kode. Jika muncul jendela untuk menyimpan file, simpan file di folder yang anda inginkan. Klik upload yang berada di samping icon verify untuk mengupload program ke Arduino, tunggu hingga proses upload selesai Lihat tampilan pada LCD, akan muncul tulisan yang ditulis di fungsi secara bertahap. Jika teks kurang tampak, atur trimpot pada I2C dengan cara memutarnya untuk mengatur kontras LCD. Dapatkan source code di GitHub kami di sini Catatan Jika LCD masih tidak menampilkan teks. Coba untuk mengganti alamat I2C menjadi 0x3F. Maka menjadi seperti ini LiquidCrystal_I2C lcd0x3F, 16, 2. Ya, kita sudah berhasil menggunakan LCD 16×2 dengan I2C untuk menampilkan data berupa teks. Dengan penjelasan dasar di atas, dengan mudah kita bisa menerapkan modul LCD pada project-project Arduino kita yang membutuhkan tampilan data berupa teks. Jika sobat menemukan kendala silahkan tulis di kolom komentar atau bisa menghubungi kami via e-mail pada profil blog kami. Nantikan tutorial selanjutnya dari kami, sobat tamkod. Semoga bermanfaat. Halo semua, perkenalkan nama Saya Muhammad Rozan, admin sekaligus author satu-satunya di Tambang Kode adalah wadah informasi, edukasi, dan kreatifitas dalam dunia mikrokontroller, otomasi, dan IT yang disajikan dalam bentuk artikel, tips & tutorial, dan video yang diperuntukan untuk segala tingkat beginner sampai advance. View more posts Post navigation Apa itu LCD 16x2 dan i2CLCD Liquid Cristal Display adalah salah satu bagian dari modul peraga yang menampilkan karakter yang diinginkan Layar LCD menggunakan dua buah lembaran bahan yang dapat mempolarisasikan dan Kristal cair diantara kedua lembaran tersebut. LCD memiliki keguanaan yang banyak dalam merancang suatu sistem yang menggunakan mikrokontroler. LCD dapat berfungsi untuk menampilkan karakter sesuai perintah yang telah di tentukan. sedangkan i2c yaitu modul tambahan untuk mengkonvert jumlah pin output dari LCD, sehingga pin out yang digunakan akan lebih sedikit yaitu menjadi 4 pin arduino sudah mendukung modul i2c. Untuk port yang digunakan pada arduino untuk mengakses modul i2c yaitu pada pin sda,scl atau pin A4 dan A5. Pada software Arduino IDE juga telah didibantu dengan library yang telah disediakan, yang mana tugas librari ini yaitu untuk mengkonversikan jalur parallel LCD ke serial i2c menggunakan chip ic PCF8574 dari NXP yang digunakan sebagai mikrokontrollernya Spesifikasi LCD 16x2 yaituMemerlukan tegangan input 2 baris karakter dan 16 kolom untuk menghasilkan karakterMemanfaatka arus 1mA tanpa backlightHuruf dan angka dapat menggunakan alfanumerikDapat bekerja dalam mode 4-bit dan juga 8-bitTerdapat 2 backlight yaitu biru dan hijauBagian-bagian dari LCD yaitu Lapisan film terpolarisasi pertamaLapisan elektroda bermuatan positifLapisan kristal cairLapisan elektroda negatifLapisan film terpolarisasi keduaCermin atau backlightPrinsip kerja pada LCD Liquid Crystal DisplayPada LCD terdapat cahaya backlight yang berwarna putih yang akan memberikan cahaya kepada kristal cair, kemudian kristal cair tersebut akan menyaring sinar yang dipancarkan oleh backlight tadi kemudian merefleksikannya sesuai sudut pandang yang diinginkan dan kemudan akan terbentuknya sebuah warna yang dibutuhkan. Kristal cair tersebut akan berupah posisi sudutnya ketika mendapat aliran listrik atau tegangan, dan adanya perubahan sudut dari kristal cair tersebut yang awalnya berwarna putih maka akan berubah menjadi berbagai warna yang menginginkan backlight berwarna putih, kristal cair harus di buka lebar sehingga dapat menghasilkan cahaya berwarna putih, dan ketika menginginkan cahaya berwarna hitam maka kristal cair ditutup sampai rapat sehingga yang terjadi cahaya backlight tidak akan menembusnya, untuk merubah menjadi warna lainnya maka diperlukan mengubah sudut refleksi dari kristal cair/ liquid crystal tersebut. Karena struktur utama dari LCD yaitu hanya 2 bagian, cahaya backlight dan kristal langsung saja kepembahasan bagaimana cara menampilkan teks pada LCD 16x2 dengan modul i2c pada arduino. Silahkan lihat pada gambar dibawah, gambar dibawah ini merupakan rangkaian untuk menampilkan teks pada LCD rangkaian lcd menggunakan i2c dengan pin arduino Uno sebagai berikut VCC Dihubungkan ke tegangan 5V pada arduino UnoGND Dihubungkan ke pin GND pada arduino UnoSDA Dihubungkan ke pin sda pada arduino UnoSCL Dihubungkan ke pin SCL pada arduino UnoKonfigurasi pin arduino Uno dengan rangkaian lcd menggunakan i2c sebagai berikut 5V Dihubungkan ke pin VCC pada modul i2cGND Dihubungkan ke GND pada modul i2cSDA Dihubungkan ke pin SDA pada modul i2cSCL Dihubungkan ke pin SCL pada modul i2c Selanjutnya masuk ke pemrograman, pertama download dulu library dari LCD i2c di google/situs resmi install library sebagai berikut Buka Aplikasi Arduino yang telah ter install di komputer atau laptop aganKlik Menu SketchPilih Include Library > Add .ZIP LibraryKemudian cari tempat file yang sudah didownloadSetelah ketemu klik OpenLanjut ke program dan upload programbuka aplikasi arduino IDEklik file > Examplescari LiquidCrystali2c>hellowordupload program kemudian lihat hasilnya, LCD akan menampilkan karakter sesuai perintah yang ada di programuntul library terbaru dapat kalian lihat pada artikel disini Apa itu Layar 16×2 dan Module l2c? Hai agan dan sista, melanjutkan artikel tentang arduino yang sebelumnya bermain dengan sensor suhu dan kelembapan, sekarang saya akan membahas tentang layar Lcd 16×2 dengan module l2C. Maksud layar Lcd 16×2 adalah layar dengan 16 karakter atau 16 kolom mendatar artinya kita bisa menampilkan huruf atau angka atau simbol yang berjumlah 16 karakter, dan untuk 2 adalah 2 baris dalam lcd, dalam artian kita bisa menampilkan text berjumlah 2 baris dan tiap baris dibatasi 16 karakter. Module l2c berfungsi untuk mengurangi jumlah pin pada lcd 16×2 yang berjumlah 16 pin menjadi 4 pin saja. Pin pada module l2c adalah Ground VCC merupakan power untuk 5v SDA nantinya dihubungkan dengan pin analog A4 di arduino SCL nantinya juga dihubungkan dengan pin analog A5 di arduino KOMPONEN Komponen yang diperlukan untuk menampilkan text dalam layar lcd 16×2 adalah No Komponen Qty Estimasi Harga 1 Arduino Uno 1 Rp. clone 2 Layar LCD 16×2 dengan module l2c backpack 1 Rp. 3 Kabel jumper Female – male 4 Rp. Total 5 item Rp. PEMASANGAN No Komponen Pin Pin ke Arduino uno 1 LCD 16×2 Module l2c Ground Ground VCC 5v SDA A4 SCL A5 LIBRARY Untuk kita bisa menampilkan text ke dalam lcd 16×2 dengan module l2c harus memerlukan beberapa library yang perlu di instal. Download Download Dan download juga file “Wire” nantinya folder Wire beserta datanya di copy ke folder “C\Users\NamaPCAgan\Documents\Arduino\libraries”. Cara install library sebagai berikut Buka Aplikasi Arduino yang telah ter install di komputer atau laptop agan Klik Menu Sketch Pilih Include Library >> Add .ZIP Library Kemudian cari tempat file yang sudah agan download Setelah ketemu klik Open LANJUT CODE Setelah kita install kedua library lanjut untuk pengkodean, hal yang pertama kita lakukan sebelum pengkodean adalah memastikan semua pin yang ada di Layar LCD 16×2 dengan module l2c sudah terkoneksi dengan pin di arduino uno. Setelah itu koneksikan Arduino Uno dengan PC atau laptop agan. Kalau sudah terkoneksi dengan PC langkah pertama kita harus mengetahui “Address” atau alamat LCD untuk mengirim data dari arduino ke LCD. Kodenya adalah include void setup { while !Serial; // Leonardo wait for serial monitor Scanner"; } void loop { byte error, address; int nDevices; nDevices = 0; foraddress = 1; address > Verify / Compile. Setelah tidak ada eror lakukan upload code tadi ke arduino uno dengan cara klik menu Sketch >> Upload. Untuk mengetahui hasil alamat LCD 16×2 dengan cara klik menu Tools >> Serial Monitor, akan muncul tampilan berikut Nah itu adalah alamat lcd anda, simpan alamat lcd anda tadi, sekarang mulai pengkodean sebagai berikut include include include define I2C_ADDR 0x3F // taruh address lcd agan kesini define BACKLIGHT_PIN 3 define En_pin 2 define Rw_pin 1 define Rs_pin 0 define D4_pin 4 define D5_pin 5 define D6_pin 6 define D7_pin 7 int n = 1; LiquidCrystal_I2C lcdI2C_ADDR,En_pin,Rw_pin,Rs_pin,D4_pin,D5_pin,D6_pin,D7_pin; void setup { 16,2; // > verify / Compile. Setelah verifikasi upload data kode kedalam arduino caranya klik menu Sketch >> Upload. Upload selesai silahkan cek di lcd agan, ketika sudah sesuai apa yang agan ketikkan di kode kemudian sudah muncul di lcd text yang sesuai agan ketikkan maka untuk artikel kali ini agan sudah berhasil. VIDEO TUROTIAL Tunggu ya gan masih proses upload 🙂 DAFTAR PUSTAKA Desember 7, 2019 Mikrokontroler Pada postingan saya sebelumnya, banyak sekali rangkaian-rangkaian project arduino yang menggunakan modul I2C sebagai alat bantu untuk meminimalisir penggunaan pin ataupun kabel pada Arduino. Komponen ini sangat membantu kita dalam merangkai sebuah project, khususnya yang menggunakan LCD untuk menampilkan kata-kataberupa text maupun angka. Karena LCD 16×2 memerlukan banyak pin mikrokontroler, dengan adanya I2C kita dapat menyingkatnya menjadi 4 pin saja. Yaitu pin GND, VCC, SDA, dan SCL. Berikut adalah tampilan fisik dari I2C Kelebihan Menggunakan I2C pada LCD 16 x 2 Selain penggunaannya yaitu untuk menghemat penggunaan port mikrokontroler, I2C juga memiliki kelebihan sebagai berikut Sudah dalam bentuk modul yang siap untuk digunakan dan juga mendukung protokol I2C dengan coding yang lebih singkat Hanya membutuhkan 4 pin untuk pengendalian GND, VCC, SDA dan SCL Menghindari Error pada LCD Terdapat trimpot yang berfungsi untuk mengatur kecerahan lampu LCD atau kontras layar pada LCD. Tegangan kerja yang dibutuhkan adalah 5VDC. Penggunaan I2C pada LCD sangat berguna sekali untuk mengatasi error pada LCD, karena sering kali kita menemukan gangguan mengenai LCD blank yang di akibatkan oleh electro magnetic interference yang timbul akibat penggunaan relay ataupun sebagainya. Rangkaian LCD 16 x 2 Menggunakan I2C Berikut ini adalah rangkaian LCD 16×2 menggunakan I2C IIC Serial Interface Board Module untuk Arduino Komponen yang digunakan Untuk menggunakan I2C pada LCD 16×2 komponen-komponen yang kita gunakan kali ini adalah Arduino LCD 16×2 Modul I2C Breadboard Kabel Jumper PC ataupun Laptop untuk pemrograman Keterangan Rangkaian Modul I2C Pertama-tama kita hubungkan dahulu pin I2C pada Arduino yang terpakai seperti pada gambar rangkaian diatas. Berikan daya pada modul dengan cara menghubungkan pin VCC dan GND pada Arduino. Hubungkan pin SDA modul I2C dengan pin analog A5 dan hubungkan pin SCL dengan pin analog A4 Arduino. Setelah rangkaian selesai, cari lebih dulu alamat I2C yang digunakan kemudian download Library untuk modul I2C. Langkah selanjutnya adalah membuat sketch program pada software Arduino IDE seperti contoh program dibawah ini Compile sketch yang telah dibuat Hubungkan Arduino UNO dengan komputer menggunakan kabel USB dan upload ke Arduino yang digunakan. Jangan lupa untuk memastikan board dan port yang digunakan Cara Program I2C Untuk Rangkaian LCD 16X2 Untuk memprogram modul I2C langkah-langkah pertama yang mesti kita lakukan adalah mencari alamat pada I2C yang kita gunakan. Untuk mencari alamat modul I2C yang kita gunakan, kita dapat menggunakan coding yang tertera dibawah ini 123456789101112131415161718192021222324252627282930313233343536373839404142 include ;void setup{ while !Serial; Scanner";}void loop{ byte error, address; int nDevices; Alamat I2C..."; nDevices = 0; foraddress = 1; address Include Library => Add .ZIP Library… Lanjutkan dengan mencari file library yang di download tadi kemudian masukkan file tersebut. Langkah selanjutnya apabila alamat I2C dan library sudah berhasil ditemukan dan di instal maka I2C bisa di program dengan coding dibawah ini Cara program I2C Menggunakan Library V1 1234567891011121314151617 /* Cara Program I2C Untuk LCD 16x2Dev teknisibali // Date 6/12/2019 // */include include // Menambah library untuk LCD dan I2CLiquidCrystal_I2C lcd0x27 ,2,1,0,4,5,6,7,3, POSITIVE; void setup { 2;}void loop{ Program I2C"; Download File [Download not found] Menggunakan Library V2 /* Cara Program I2C Untuk LCD 16x2Dev teknisibali // Date 6/12/2019 // */include LiquidCrystal_I2C lcd0x27, 16, 2;void setup { loop{ Program I2C"; Download File [Download not found] NB Apabila terjadi error, pastikanlah alamat beserta library yang digunakan sudah benar karena kedua faktor ini sangat menentukan. About The Author Dewa De

lcd 16x2 tidak muncul tulisan